Polri, Pengayom dan Pelindung Masyarakat di Masa Pandemik Covid-19

Pada masa pandemik Covid-19, paradigma peran Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat harus berkembang. Perkembangan ini, setidaknya merupakan kesadaran akan dua (dua)...

Irjen Pol M Fadil Imran, Positive News Maker Jawa Timur 2020

Sumber : Times Indonesia : Irjen Pol M Fadil Imran, Positive News Maker Jawa Timur 2020. Sebagai Kapolda Metro Jaya yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran memiliki peran penting...

Restorative Policing

POLRI membubarkan 10.873 titik kerumunan se Indonesia. Sejak 19 Maret 2020 sampai 5 April 2020. Demi meminimalisir penyebaran Covid-19. Sebagai tindak lanjut Maklumat Kapolri, Jenderal Idham Azis nomor Mak/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020. Itu dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono kepada pers di Jakarta, Senin 6/4/2020). (Media Indonesia online Senin, 6 April 2020)

Whitecollar Crime

Sejak Indonesia merdeka, ada issue yang kerap menjadi perdebatan di kalangan founding fathers, yaitu mengenai posisi dan peran negara yang bersinggungan dengan kata “dikuasai oleh negara”, seperti yang termuat di dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Pada saat itu Presiden Soekarno menafsirkan, bahwa karena kondisi perekonomian masih lemah pasca-kemerdekaan, maka negara harus menguasai sebagian besar bidang usaha yang dapat menstimulasi kegiatan ekonomi.

Index

Pada masa pandemik Covid-19, paradigma peran Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat harus berkembang. Perkembangan ini, setidaknya merupakan kesadaran akan dua (dua)...

M Fadil Imran

Reformasi Indonesia (1998) membawa perubahan sosial dan konstitusi. Di antaranya, pemisahan Polri dari ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Konsep pemolisian pun berubah. Dari paramiliteristic policing jadi professionalism policing.